banner 728x250 banner 728x250

Stranas PK Ungkap Modus Baru Korupsi di Balik Sistem Digital

banner 120x600

JAKARTA – Strategi Nasional Pencegahan Korupsi menyoroti maraknya praktik korupsi yang kini bersembunyi di balik sistem digital. Kemajuan teknologi yang seharusnya memperkuat transparansi justru dimanfaatkan pelaku rasuah untuk memanipulasi alokasi anggaran negara.

Koordinator Stranas PK, Aminudin menyampaikan bahwa analisis data yang dilakukan pihaknya menunjukkan praktik korupsi tidak mereda meski sistem pemerintahan telah terdigitalisasi.

“Jadi data yang kami analisis dan kami temukan, walaupun sistem kami sudah terdigitalisasi tapi ternyata mereka pun canggih. Kami tidak boleh kalah dengan mereka,” ungkapnya dalam pidato Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Balai Kota Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Ia menjelaskan sektor pengadaan barang dan jasa masih menjadi titik rawan yang memerlukan pengawasan ketat. Menurutnya, ruang terjadinya manipulasi masih terbuka meski sistem sudah berbasis digital.

“Kami sebagai aparat yang melakukan pencegahan dan pengawasan sehingga tidak terjadi tindak pidana korupsi, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa,” sambungnya.

Aminudin menegaskan bahwa Stranas PK akan segera menindaklanjuti setiap dugaan penyimpangan yang dilakukan pejabat daerah maupun di tingkat kementerian. Ia menekankan pentingnya kecepatan deteksi agar pelaku tidak memanfaatkan celah pada sistem dan regulasi.

“Kami tidak boleh kalah, tidak boleh salah, dan tidak boleh kalah cepat dengan mereka-mereka yang mencoba memanfaatkan situasi komisi sistem dan regulasi yang ada,” ujarnya. ***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *